BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNews

Padat karya di Desa Waung Sudah Berjalan dengan Baik Guna Pembersihan Saluran Pesawahan untuk Masyarakat Hingga 700 Meter yang Dikerjakan

638
×

Padat karya di Desa Waung Sudah Berjalan dengan Baik Guna Pembersihan Saluran Pesawahan untuk Masyarakat Hingga 700 Meter yang Dikerjakan

Sebarkan artikel ini

 

Penajournalis.com Tulungagung – menggulirkan program Padat Karya tahun 2024 Kegiatan diikuti masyarakat di desa waung kecamatan boyolangu sesuai kriteria, selain mendukung program pembangunan di Tulungagung juga ditingkat desa kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dari Kades Waung mengatakan, kebijakan padat karya (cash for work) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan.’,tandasnya.

Padat karya adalah pengolahan sumber daya manusia untuk bekerja di lapangan pekerjaan yang dibuat oleh pemerintah, khususnya pemerintah desa Waung

“Kebijakan padat karya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak bisa bekerja karena ketidakmampuannya untuk berkompetisi mendapatkan pekerjaan, menganggur atau tidak memiliki penghasilan tetap,” ujarnya.

Tentang Tata Cara Pelaksanaan Kegiatan One Product One RW, peduli Lingkungan Bersih dan Padat Karya. “Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan ekonomi lokal, kualitas lingkungan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Waung

Warga masyarakat desa Waung Marli mengatakan.”, begini mas, kegiatan ini merupakan rangka mengurangi tingkat pengangguran perlu dilakukan upaya perluasan kesempatan kerja melalui penyelenggaraan padat karya dalam bentuk saluran dipesawahan khas Desa kegiatan secara serentak pembersihan kali persawahan di desa Waung. ,” tukasnya.

“Dari program padat karya pemerintah pun menetapkan kebijakan pengupahan sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan padat karya yaitu menyediakan kesempatan kerja sementara bagi penganggur dan setengah menganggur,
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di wilayah rw, dan meningkatkan pendapatan bagi penganggur dan setengah menganggur.

“Kegiatan padat karya merupakan salah satu usaha kita bersama dalam mempercepat peningkatan kualitas perekonomian, yang mana perekonomian selalui menjadi masalah dengan tingkat urgensi tinggi pada setiap program pemerintah pusat maupun daerah,” imbuhnya.

Pelaksanaan program padat karya disiapkan jajaran RW mulai dari perencanaan, yaitu proposal yang berisi penentuan jenis kegiatan, kebutuhan pekerja, kebutuhan anggaran, kebutuhan alat dan bahan, kemudian pelaksanaan, pembayaran upah serta pelaporan. “Serta mendapat dengan pendampingan dari Desa dan pendamping setiap RW bertindak sebagai fasilitator, narasumber serta mendampingi setiap tahapan pelaksanaan program padat karya,” tuturnya.

Kades Hari menegaskan, “program ini diluncurkan bukan untuk memberatkan warga. untuk kemudian perolehan pendapatan harian pun tercatat sebagai pengurangan tingkat pengangguran terbuka,” tegasnya.

Pihaknya berharap program padat karya dapat terlaksana dengan baik melalui pembinaan, pengawasan dan pengendalian berupa monitoring dan evaluasi secara berjenjang sehingga pengelolaan keuangannya pun dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya mohon kepada seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung program-program pembangunan di Kota tulungagung khususnya di desa Waung, yang berkelanjutan. Selalu jalin komunikasi, koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah Desa dan masyarakat, demi terwujudnya padat karya dengan baik.’ tandasnya.

(Mis)

Editor : Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *