BeritaHallo PolisiHallo TNILintas DaerahLintas ProvinsiNasionalNews

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu Jaringan Internasional di Perairan Batam

354
×

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu Jaringan Internasional di Perairan Batam

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Batam, 23 Oktober 2024 – TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah perairan Indonesia. Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) Lantamal IV berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 10.345 gram (berat bruto) atau sekitar 10 kg yang berasal dari jaringan internasional.

Penangkapan ini terjadi pada Minggu, 20 Oktober 2024, di Perairan Barat Pulau Takong Iyu, Batam. Tim F1QR mendapat informasi intelijen tentang transaksi narkoba dari Malaysia menuju Karimun menggunakan speed boat berwarna hijau bermesin 85 PK.

Setelah memantau pergerakan speed boat tersebut, Tim F1QR langsung melakukan pengejaran. Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan berbalik arah, namun akhirnya menyerah setelah boat mereka ditabrak oleh boat Patkamla Mahesa dan tenggelam.

Terduga pelaku berinisial “ND” (49 tahun) yang jatuh ke laut langsung diamankan oleh Prajurit TNI AL. Dari penangkapan tersebut, ditemukan dua tas hitam berisi 10 kotak putih yang diduga narkoba jenis sabu kristal dengan berat 10 kg, serta satu senjata jenis blank gun beserta 86 butir amunisi.

Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Laboratorium Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan uji narkotest. Hasilnya menunjukkan bahwa barang bukti positif mengandung metamfetamin (sabu).

Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Dr. Yoos Suryono, dalam konferensi pers di Batam, Rabu (23/10/2024), mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama taktis di laut yang melibatkan berbagai instansi, seperti Lantamal IV Batam, Polda Kepri, Bais TNI, BIN, Bea Cukai Kepri, dan masyarakat.

“Kegiatan interoperabilitas antar instansi ini sangat positif. Dengan penggagalan ini, kita berhasil menyelamatkan puluhan ribu nyawa dari bahaya narkoba,” tegas Pangkoarmada I.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL akan terus memberantas segala bentuk tindakan illegal di wilayah perairan laut yuridikasi nasional Indonesia, termasuk peredaran narkoba, untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Penggagalan penyelundupan narkoba ini membuktikan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Kerja sama antar instansi dan informasi intelijen yang akurat menjadi kunci keberhasilan dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jaringan internasional ini.

Sumber: Dispen Angkatan Laut 

Rudolf 

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *