BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Hallo PolisiKriminalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsPena Journalis

Lima Anggota GRIB Jaya Ditetapkan Tersangka Penyerangan Kantor Pemuda Pancasila di Bandung

397
×

Lima Anggota GRIB Jaya Ditetapkan Tersangka Penyerangan Kantor Pemuda Pancasila di Bandung

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Bandung, Jawa Barat – Polrestabes Bandung menetapkan lima orang anggota Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya sebagai tersangka dalam kasus penyerangan kantor Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila di Jalan BKR, Kota Bandung, Rabu (15/1/2025). Kelima tersangka, berinisial MJ, ZM, OP, GS, dan FAS, ditangkap pada Kamis (16/1/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa peran masing-masing tersangka berbeda-beda dalam penyerangan yang mengakibatkan sejumlah anggota Pemuda Pancasila luka-luka dan kerusakan pada kendaraan serta kantor mereka. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi korban dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain rekaman CCTV, satu batang bambu, bongkahan semen, batang besi, dua sarung golok, ranting kayu, dan dua mobil yang rusak.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang dan pengerusakan, dengan ancaman hukuman penjara 5-7 tahun. Namun, penyelidikan masih berlanjut. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dan sedang melakukan upaya pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Motif penyerangan masih didalami, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan peristiwa di Blora, Jawa Tengah. “Sejauh ini masih terus dilakukan pengembangan, pendalaman terkait dengan motif sebenarnya terjadinya geseken antara kedua ormas,” ujar Kombes Pol Jules.

Penyerangan yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB pada Rabu lalu mengakibatkan kerusakan signifikan pada kantor MPW Pemuda Pancasila, termasuk kerusakan berat pada sebuah mobil Ertiga milik organisasi tersebut. Kejadian ini sempat memicu kerumunan anggota Pemuda Pancasila di lokasi, yang kemudian dijaga ketat oleh puluhan aparat kepolisian.

Sumber: Levi

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *