Hukum Lintas Daerah News Peristiwa

Diduga Kecamatan Panyileukan Tutup Mata Perihal Pembangunan Pembenteng Liar Tanpa Izin yang Dilakukan Oleh pihak PT.Famatex

Penajournalis.com-Bandung-Ramainya pemberitaan yang beredar dibeberapa media tentang pembangunan Benteng yang di klaim dilaksanakan oleh pihak PT. Famatex berlokasi dijalan Gempol Pangaritan, Kelurahan Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung akhirnya mulai ada titik terang. (11/01/2022)

Setelah dari media Investigasi Laskar Bayangkara News mengkonfirmasi melalui surat tertulis ke pihak DPMPTSP dengan nomor : 001-A/29/MI-LBN/XII/2021 tanggal 29 Desember 2021 dan mendapat jawaban dari pihak DPMPTSP dengan nomor : PU.05/24.DPMPTSP/I/2022 secara tertulis disampaikan, ” Bahwa bangunan benteng yang beralamat di jl. Gempol Pangaritan RW 06 Kelurahan Cipadung Wetan Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, setelah dilakukan pencarian data berdasarkan nama PT. Famatex melalui sistem informasi perizinan online DPMPTSP Kota Bandung, Didapati bahwa data Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan alamat dimaksud tidak terdapat dalam database perizinan kami, ” terangnya secara tertulis.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media melalui via Whatsapp kepada kepala Kecamatan Panyileukan Sri Kurniasih perihal pembentengan liar tanpa izin yang sudah viral diberbagai media Sri Kurniasih mengatakan bahwa Pembangunan Benteng tersebut sudah ada izin dari DPMPTSP ” Ucapnya “

Akan tetapi ketika dikonfirmasi untuk bisa memperlihatkan surat izin dari DPMPTSP tersebut ,Sri Kurniasih selaku Kepala Kecamatan Panyileukan tidak bisa memperlihatkan dan membuktikannya.

Dalam permasalah temuan ini untuk tetap saling menjaga Kamtibmas agar selalu kondusif serta untuk mencegah diskomunikasi informasi maka diharapkan kepada para pihak dapat menyikapi dengan serius dan rasa keadilan terlebih permasalahan seperti ini berindikasi merugikan nama baik seseorang atau kelompok.

( Team Liputan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.