Lintas DaerahNews

Ricky Rizki Darajat : Pusat Informasi Dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut

170
×

Ricky Rizki Darajat : Pusat Informasi Dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com – PUSAT INFORMASI DAN KOORDINASI COVID-19 KABUPATEN GARUT

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut Hari ini Sabtu 11 April 2020 s/d Pukul 18.00 WIB :

  1. Jumlah kasus Covid-19 Positif masih tetap 2 kasus, 1 laki-laki dan 1 perempuan.
  2. Sampai hari ini Pukul 18.00 WIB, Total kasus (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sebanyak 2.159 kasus, terdiri dari :
    a) OTG : 177 orang semuanya masih dalam proses observasi selama 14 hari ke depan;

b) ODP : 1.949 kasus (664 kasus masih pemantauan, 15 dalam perawatan, dan 1.270 selesai pemantauan);

c) PDP : 31 kasus (11 kasus sedang dalam perawatan dan 20 kasus selesai pengawasan dan dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut);

d) Konfirmasi + : 2 kasus terdiri 1 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium;

  1. Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di faslitias kesehatan, yaitu sebanyak 20 kasus.
    Sekali lagi,
    angka ini merupakan jumlah temuan paling rendah dalam 3 minggu terakhir, sehingga dapat
    diasumsikan bahwa proses penularan Covid-19 di masyarakat sudah bisa dikendalikan.

Perlu kerja keras dari seluruh unsur baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat, bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan tentunya tidak lupa dengan menghiimbau agar
mengurangi mobilitas ke daerah zona merah.

INGAT….. hampir 95% kasus PDP dan ODP yang ditemukan di Kabupaten Garut, memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan status Zona Merah.

  1. Jumlah ODP yang telah dilakukan rapid test sebanyak 763 orang dari total 1.240 ODP yang ada di Kabupaten Garut. Belum ada penambahan kasus positif hasil rapid test, atau masih tetap 4 kasus (0.52%).
  2. Perlu disampaikan pula, bahwa KC-1 dan KC-2 sampai saat ini kondisinya mengalami perbaikans secara progresif. Artinya tinggal menunggu hasil pemeriksaan laboratorium
    PCR ulangan apabila hasilnya negatif maka sudah barang tentu dapat diperbolehkan
    pulang dari rumah sakit.

Marilah….. kita sama-sama mendoakan atas kesembuhan kasus konfimasi positif 1 dan 2, selain itu kita senantiasa berdoa juga jangan sampai ditemukan kasus-kasus baru
koifirmasi positif Covid-19.

Patuhilah atas semua anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, demi kebaikan kita bersama.(Beni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *