BeritaFWJ IndonesiaKarya JurnalistikLintas DaerahLintas ProvinsiNasionalNews

Teka-teki Penganiayaan di Ancol, Sudah Terjawab, Ariyadi Eko Nugroho : Kami tidak Mentolerir Tindakan Kekerasan oleh Oknum Petugas Outsourcing

130
×

Teka-teki Penganiayaan di Ancol, Sudah Terjawab, Ariyadi Eko Nugroho : Kami tidak Mentolerir Tindakan Kekerasan oleh Oknum Petugas Outsourcing

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com, Jakarta – Pada saat dikonfirmasi dalam rangka menjawab surat terbuka dari FWJ Indonesia, pada hari Selasa 01 Agustus 2023,di Ancol Taman Impian, Ariyadi Eko Nugroho selaku Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol menjawab terkait insiden penganiayaan hingga tewas pada 29/07/2023 di Lobby Resto Ayam Tepi Laut Selasa 01 Agustus 2023.

Hadir dalam konferensi pers tersebut diantaranya, Ketua Umum FWJ Indonesia Mustofa Hadi Karya, didampingi bendahara umum, dan beberapa perwakilan ketua DPD FWJ Indonesia dari berbagai wilayah.
Surat terbuka FWJ Indonesia mewakili suara keluarga korban, dan warga Pademangan tempat korban tinggal.

Disampaikan oleh Ariyadi Eko Nugroho yang akrab disapa Eko, ” Yang melakukan tindakan tersebut itu adalah oknum dari outsourcing yang kami pakai sebagai jasa keamanan, dan perlu digaris bawahi bukan petugas Ancol dan tidak ada petugas kami “.

” Saat ini kami sudah serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti kasusnya, biar para penegak hukum yang melanjutkan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku “, tukasnya pula.

" Dan mulai hari ini kami sudah putuskan kontrak kerja dengan pihak outsourcing tersebut, dan saya pribadi sudah sangat dengan tegas meminta pihak outsourcing untuk menyelesaikan terkait kemanusiaan dengan pihak keluarga korban ", ujarnya pula.

” Saya mewakili PT Taman Impian Jaya Ancol, mengucapkan duka dan belasungkawa dan mohon maaf yang sedalam-dalamnya “.

Usai konferensi pers, ketua umum FWJ Indonesia yang akrab disapa bang Opan, ” Dan kami akan mendesak pihak yang berwajib terkait untuk membersihkan nama baik korban dikarenakan korban difitnah sebagai pencuri, dan sekaligus membersihkan nama baik wilayah Pademangan Barat dimana tempat tinggal korban “.

” Yang paling penting, saya meminta seluruh rekan-rekan media untuk terus mengawal setiap perkembangan terkait penanganan kasus ini agar para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal “, pungkasnya.

Team liputan/FWJI Bogor (Merry/Iyan)

De Har/Fian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *