BeritaBerita DukaHallo PolisiHukumKriminalNewsPeristiwa

Perkelahian Berujung Tragis di Jepara, Dua Korban Ditusuk Menggunakan Senjata Tajam

437
×

Perkelahian Berujung Tragis di Jepara, Dua Korban Ditusuk Menggunakan Senjata Tajam

Sebarkan artikel ini

Jepara, Penajournalis.com – Pada Pukul 04.30 WIB terjadi peristiwa tragis di Jepara, kali ini terjadi di sebuah rumah kost di kelurahan Potroyudan. Kejadian ini bermula saat pelaku yang diketahui sebagai Sovinyanto Bin Arifin, menghampiri teman perempuannya di tempat kost tersebut. Tak berselang lama, kedua korban bersama tiga laki-laki dan seorang perempuan tiba di lokasi (06/04/2024).

Menurut Kasat Reskrim Polres Jepara Ahmad Tohari saat dikonfirmasi Lewat pesan singkat mengatakan bahwa awal mula kejadian pelaku menghampiri teman perempuannya (Saksi 3) di tempat kost, tak berselang lama datang 2 korban (berempat 3 laki-laki dan seorang perempuan), setelah itu Korban 1 didampingi pemilik kost mengetuk pintu bermaksud korban 2 menyelesaikan masalah dengan pelaku, setelah itu pelaku membukakan pintu dan terjadi perkelahian saling dorong dan tarik menarik kaos antara korban 2 dan pelaku.

Setelah itu pelaku masuk ke kamar dan mengambil sangkur yang ada di bawah kolong lemari kemudian diselipkan di pinggang pelaku sebelah kiri, berbekal sangkur tersebut pelaku keluar kamar menemui kedua korban dan kedua korban menyerang pelaku hingga pelaku jatuh terlentang tersandar di pintu kamar.

Saat itu, karena terdesak tangan kanan pelaku memegangi badan korban dan terdesak maka tangan kiri pelaku mencabut sangkur dari pinggangnya sehingga langsung menusuk kearah perut korban hingga korban 2 jatuh terkapar dilantai.

Selanjutnya korban 1 mencoba merebut sangkur dari tangan pelaku dan ditusuk oleh pelaku mengenai perut hingga usus terburai keluar, mendengar suara gaduh Saksi 1 dan 2 berusaha melerai, Saksi 1 berhasil merebut sangkur dari tangan pelaku, namun kedua korban sudah terkapar bersimbah darah di lantai,´´ jelas Tohari Kasat Reskrim Polres Jepara.

Menurut laporan yang diterima, korban pertama kemudian mengetuk pintu dengan maksud untuk menyelesaikan masalah dengan pelaku. Setelah pintu dibukakan oleh pelaku, terjadilah perkelahian sengit antara keduanya.

Perkelahian tersebut akhirnya berujung pada penggunaan senjata tajam, dimana pelaku menusuk kedua korban dengan sebuah sangkur yang telah disiapkan sebelumnya.

Mendengar suara gaduh tersebut, dua saksi yang berada disekitar lokasi, yakni Muhamad Murodli Bin Warsono dan Muhamad Muamar Assidiqi Bin H. Firdaus berusaha keras untuk melerai pertikaian.

Berkat upaya mereka, Saksi 1 bahkan berhasil merebut sangkur dari tangan pelaku. Namun, sayangnya, kedua korban sudah terkapar bersimbah darah di lantai.

Kedua korban segera dilarikan ke RSUD RA Kartini Jepara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Namun, kondisi korban Ikim Hosam, seperti yang disampaikan oleh dr. Riyanto setelah pemeriksaan, sangat mengkhawatirkan.

Korban tersebut dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan perdarahan berat dan kesulitan bernafas akibat luka tusukan di perut yang mengakibatkan ususnya terburai.

Sementara korban kedua, Anzzakaria meskipun kondisinya sadar dan stabil secara emodinamik juga mengalami luka tusukan di perut bagian kiri dengan usus yang terburai.

Apa pun itu, agar kalau ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik-baik dan tidak main hakim sendiri, tutup Tohri.

Pihak kepolisian setempat telah mengamankan pelaku serta melakukan tindakan-tindakan awal untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.

Liputan : Mariyo/Buserbhayangkara74

Editor    : Muhiran 

Update info terbaru dan ikuti Facebook Penajournalis.com klik tautan https://www.facebook.com/redaksipenajurnalis?mibextid=ZbWKwL. Anda harus sudah menginstal Facebook terlebih dahulu.

Informasi lain klik tautan
https://sck.io/p/E1ZjL1rV . Anda juga harus sudah menginstal aplikasi Snack Video sebelumnya.

Berita lainnya klik tautan https://whatsapp.com/channel/0029VaFwtXnDJ6GuV2iNoT3c , Anda harus sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *