BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Karya JurnalistikLintas DaerahLintas ProvinsiNasionalNewsPena JournalisPRESIDEN RITopik Terkini

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya — Samuel F. Silaen: Momentum Kembalikan Marwah APBN untuk Rakyat

86
×

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya — Samuel F. Silaen: Momentum Kembalikan Marwah APBN untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com JAKARTA  Senin, 14 September 2026 — Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai bukan sekadar rotasi jabatan di Kabinet Merah Putih, melainkan ujian baru bagi pemerintah untuk menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara sekaligus memastikan APBN tetap berpihak pada rakyat. Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Samuel F. Silaen menyampaikan pandangan tersebut usai pelantikan Suahasil Nazara oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026), untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024–2029.

Pengalaman Belum Cukup — Menkeu Harus Bisa “Membaca Penderitaan di Balik Angka”

Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal, serta terlibat dalam berbagai kebijakan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan. Samuel menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting, tetapi belum cukup:

“Menteri Keuangan bukan hanya harus mampu menghitung angka, tetapi harus mampu membaca penderitaan di balik angka. APBN tidak boleh sekadar sehat di atas kertas, sementara rakyat semakin berat menjalani kehidupan di bawahnya.”

“Ketika masih menjadi wakil, ruangnya membantu. Ketika menjadi menteri, tanggung jawabnya menentukan. Sekarang Suahasil tidak cukup hanya memahami mesin fiskal. Ia harus memastikan mesin itu bergerak ke arah yang benar.”

APBN Bukan Sekadar Soal Defisit & Rasio — Harus Menjawab Persoalan Nyata Masyarakat

Samuel menegaskan bahwa ukuran keberhasilan fiskal tidak boleh berhenti pada angka defisit, penerimaan, belanja, maupun rasio fiskal. Anggaran negara harus mampu menjawab persoalan nyata masyarakat:

“Negara boleh menghitung dengan akal ekonomi, tetapi tidak boleh kehilangan nurani. Kebijakan fiskal yang hebat bukan hanya yang membuat laporan keuangan terlihat baik, melainkan yang membuat kehidupan rakyat menjadi lebih layak.”

“Jangan sampai pergantian menteri hanya mengganti nama di pintu kantor, tetapi persoalan yang menyebabkan kegelisahan publik tetap dibiarkan.”

Ujian Besar: Menjaga Keseimbangan Antara Pertumbuhan, Disiplin Fiskal & Keadilan Sosial

Tantangan terbesar Suahasil, menurut Samuel, adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan, disiplin APBN, dan keadilan sosial. Menkeu dituntut berani mengambil keputusan — mengatakan ya terhadap program yang benar-benar dibutuhkan rakyat, dan mengatakan tidak terhadap kebijakan yang berpotensi membebani negara atau mengorbankan masa depan fiskal.

“Menteri Keuangan harus menjadi penjaga uang negara, bukan sekadar pelayan keinginan politik jangka pendek. Ia harus loyal kepada Presiden dalam kerangka konstitusi, tetapi lebih tinggi dari itu, ia harus setia kepada amanat rakyat dan kepentingan bangsa.”

“Uang negara bukan milik kekuasaan. Uang negara adalah amanah rakyat untuk masa depan Indonesia.” — pungkas Samuel.

TIM/Erik
Editor: Asep NS 

#SuahasilNazara #PurbayaYudhiSadewa #MenteriKeuangan #APBN #KabinetMerahPutih #SamuelFSilaen #KebijakanFiskal #KeuanganNegara #KeadilanSosial #PrabowoSubianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *