NewsSosial

Curahan Pilu Isi Hati Pedagang Gorengan Di Tengah-tengah Pandemi Covid-19

141
×

Curahan Pilu Isi Hati Pedagang Gorengan Di Tengah-tengah Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com-Legok,(Tangerang). Minggu 3 Mai 2020. Salah satu Pedagang gorengan menceritakan keluh kesahnya, Johari asal berebes Jawa Tengah yang biasa mangkal di depan indomaret bingung dengan keadaan pandemi Covid-19 apa lagi setelah pemerintahan memberlakukan larangan mudik beberapa waktu silam.

Johari asal,Desa Grinting, kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes yang rela meninggalkan anak dan istri di kampung untuk merantau ke tangerang demi membiayai biyaya kelasungan hidup dia dan anak istrinya, Johari , yang selama ini tinggal di kotrakan dan setiap harinya mangkal di depan indomaret Desa jatake RT.07,Kampung jatake kecamatan pagedangan, Kabupaten Tangerang, dengan sebuah gerebognya berjualan goreng, tahu, piscok, bala-bala/bakwan, tempe dll.

Johari mengungkapkan keluh kesannya ke pada awak media tentang memberlakuan pemerintah larangan untuk mudik di hari raya idul fitri, saya bingung pak, sebentar lagi hari raya idul fitri dengan keadaan pandemi Covid-19 saya gak bisa pulang kampung,anak dan istri saya pasti menunggu dan berharap saya pulang,kalau saya paksain sih bisa aja untuk pulang tapi saya bingung untuk balik lagi ke tangerang pasti sulit karena pemerintah sudah memberlakukan larangan mudik, mana anak saya masih belita umurnya baru dua tahun lagi sedang lucu lucunya,kalau udah begini paling bisa video Coll. Dan saya berharapa agar Virus Covid-19 (Corona) cepat berlalu. Ucapnya lesu

(Garong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *