BeritaHallo PolisiLintas DaerahLintas ProvinsiNews

Kisah Keluarga Kurang Mampu di Sambangi Muspika Sukahaji

448
×

Kisah Keluarga Kurang Mampu di Sambangi Muspika Sukahaji

Sebarkan artikel ini

 

Penajournalis.com Majalengka, – Cerita iba Bapak Dien memiliki 10 anak yang paling besar umur 15 tahun dan yang paling kecil umur 2 tahun dengan kehidupan prihatin dengan posisi ngontrak di Desa Cikoneng Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.

Ke anak 10 tersebut masih pada kecil dari anak  Dien satupun tidak ada yang sekolah karena keterbatasan biaya, sehari-harinya membantu kedua orang tuanya untuk berdagang keliling untuk kebutuhan sehari harinya.

Mendengar dan mendapatkan Informasi dari masyarakat keberadaan kondisi Dien, Muspika Kecamatan Sukahaji yang di Pimpin Camat Sukahaji Anih Rehnawati di ikuti Kuwu Desa Cikoneng, Danramil Sukahaji Kapten Inf.Nana Rusmana, Kanit Samapta Polsek Sukahaji IPDA Riyana, Kapuskesmas Sukahaji II Hambali dan Staf Kecamatan Sukahaji berkunjung dan silaturahmi ke rumah kontrakan Pak Dien.

Dalam kesempatannya Camat Sukahaji beserta rombongan mendengar cerita Dien yang memiliki 10 anak yang masih pada kecil untuk mendapatkan biaya hidup, terpaksa melibatkan anaknya untuk membantu kedua orang tuanya berdagang keliling berupa makanan sampai ke Alun-alun Majalengka.

Dari 10 anak tersebut satupun tidak ada yang sekolah karena keterbatasan biaya dan posisi rumah ngontrak sudah berjalan 3 tahun dan tetap bertahan hidup bersama Istri dan ke 10 anaknya yang masih pada kecil.

Dalam kesempatan itu Camat Sukahaji meminta ke staf nya yang mendampinginya untuk memperhatikan kondisi keluarga Pak Dien untuk anak-anaknya agar diajukan sekolah gratis, Kesehatannya harus selalu dipantau dan anak pak Dien harus sekolah terus berlanjut. Menurutnya sudah menjadi tugas pemerintah memperhatikan kondisi masyarakat seperti ini.

Untuk pendidikan anak anak Pak Dien, kita akan berkoordinasi dengan Diknas agar tetap berlanjut, Dinsos dan Baznas juga kita minta bantuannya untuk keperluan sehari hari.

Saya pastikan tidak boleh ada anak putus sekolah karena masalah biaya seperti anak anak Pak Dien. Anak-anak seperti Pak Dien harus tetap bisa sekolah. Mengejar cita-citanya. Urusan lain-lain biar kami di Muspika yang selesaikan,” tutup Camat.

 

Sumber Berita : IPDA Riyana

Editor : Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *