Agama Hallo Polisi Karya Jurnalistik News Ragam Redaksi TNI

Mimbar Dakwah Bersama Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I., : “Bahaya Narkoba Bagi Remaja”

Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I

Penajournalis.com, – Mimbar Dakwah bersama Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I., Da’i Kamtibmas /Rohbintal Polsek /Koramil Leuwigoong Polres /Kodim Garut, Ketua MUI Desa Margacinta kecamatan Leuwigoong, Dewan Penasehat Rohani Penajournalis.com, Guru Besar Majelis Taklim/Madrosah Sunan Mataram Kp Cikukuk (Selasa 23/02/2021).

“Bahaya Narkoba Bagi Remaja”
Assalamu’alaikum Wr.Wb.

اِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِىاللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَلَهُ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِىَّ بَعْدَهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَهُ.
أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ : يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّاقَدَّ مَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوْا اللهَ اِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ (الحسر: 18)

Hadirin rohimakumulloh
Puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat hadir dalam keadaan sehat wal’afiat. Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah SAW, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang Islamiyyah.

Hadirin rohimakumulloh
Pernah Berkata Ir.Soekarno seorang proklamator bangsa dalam pidatonya “berikan kepadaku 1000 orang tua, aku akan sanggup memindahkan kutub utara keselatan, berikan kepadaku 10 pemuda aku akan sanggup mengubah wajah bangsa.
Syaikh Muqbil bin Hadi didalam kitab Shohih Asbab an-Nuzul berkata, Ibnu Abbas menjelaskan, bahwa pengharaman khamar berawal dari dua kabilah dari kabilah Anshor, mereka meminumnya hingga apabila mereka telah mabuk, mereka saling mengganggu dan menghina satu sama lainnya. Demikianlah, pertama kali Allah menjelaskan pengharaman khamar kepada kita. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, maka “Bahaya Narkoba Bagi Remaja” tema yang akan kami uraikan pada kesempatan ini. Dengan rujukan al-Qur`an Surat Al-Maidah ayat 90 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

Hadirin rohimakumulloh
Ayat tersebut mengisyaratkan haramnya khamar. Kita kaji lebih dalam,kalimat اِنّما dari segi balagoh merupakan اداة القصر yang berfunggsi untuk menspesifikasikan. Hal ini menunjukan bahwa mengkonsumsi khamar merupakan perbuatan syetan. Karena khamar baik dalam bentuk serbuk, pil maupun minuman merupakan psychotropic substance, mengandung zat-zat yang dapat merusak jiwa dan mental. Akal dan mental menjadi rusak, pemuda pecandu narkoba bukan memiliki mental pelopor, tetapi memiliki mental pengekor, kemana-mana maunya naik motor, padahal kerja cuma molor. Oleh karena itu jauhi perbuatan syaitan itu agar mendapat keberuntungan.

Hadirin rohimakumulloh
Prof.Dr.H.Dadang Hawari mengatakan, 68% masyarakat Indonesia terjerumus kedalam penyalah gunaan Narkoba, tenggak wishky, brendy dan lainnya. Bahkan anak muda kita yang mati diujung lidahnya hanya dua kata yang terucap : ganja, morfin. Merintih memanggil ganja dan morfin sampai dia mati,tanpa iman. Naudzubillahi min dzalik.
Kebangkitan Nasional sampai detik-detik proklamasi dikumandangkan para pemuda berjuang menjadi The Grand Old Man menjadi Stoot Geber, bahkan The Founding Father. Pendiri penggerak yang mampu merebut kemerdekaan, jika tanpa pemuda mustahil Republik ini merdeka. Sejarah tersebut mengajarkan kepada kita agar memiliki semangat juang yang tinggi serta tanggung jawab terhadap kelangsungan Nusa Bangsa dan Agama yang kita anut. Sebab شبّان اليوم رجال الغد the young to day is leader tomorrow, pemuda hari ini pemimpin dimasa yang akan datang.
Dengan demikian mari kita menjaga keutuhan bangsa dengan cara meningkatkan ukhuwah basyariyah, ukhwah wathoniyah dan ukhuwah Islamiyah untuk mengantisipasi keharaman Narkoba, Insya Allah negara kita menjadi Negara yang baldatun toyyibatun warabbun Gofur yang berlandasan Iman dan Taqwa.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

(Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × one =