Penajournalis.com Wonosobo, – Menjelang Pilkada Kabupaten Wonosobo, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi fokus utama. Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantoruan, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya Jumat, 1 November 2024, memaparkan strategi dan kesiapan Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada.
Pendekatan Tiga Pilar: Preemtif, Preventif, dan Represif
Kapolres menjelaskan bahwa strategi pengamanan Pilkada mengadopsi pendekatan tiga pilar: preemtif, preventif, dan represif. Pendekatan preemtif dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya Pilkada yang damai dan demokratis. Upaya preventif diwujudkan dengan peningkatan patroli dan pengamanan di titik-titik rawan, serta deteksi dini potensi konflik. Sedangkan pendekatan represif akan diterapkan dengan menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi. Strategi ini akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di setiap wilayah berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan. Wilayah dengan potensi konflik tinggi akan mendapat pengamanan lebih intensif.
Kesiapan Personel dan Peralatan yang Matang
Polres Wonosobo memastikan kesiapan personel yang telah dilatih khusus untuk menangani potensi gangguan keamanan. Simulasi penanganan kerusuhan dan demonstrasi telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai skenario. Peralatan pendukung keamanan juga dalam kondisi siap pakai dan terawat dengan baik.
Pencegahan Politik Uang dan Intimidasi
Polres Wonosobo berkomitmen untuk mencegah politik uang, intimidasi, dan kekerasan. Hal ini dilakukan melalui operasi penegakan hukum yang terintegrasi dengan Bawaslu dan Panwaslu. Tim khusus dibentuk untuk menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran yang masuk.
Koordinasi yang Solid dengan Pihak Terkait
Koordinasi yang intensif telah dan terus dilakukan dengan Bawaslu, Panwaslu, dan penyelenggara Pilkada lainnya. Tim gabungan dibentuk untuk memantau situasi dan merespon setiap kejadian secara cepat dan terkoordinir.
Peningkatan Patroli di Titik Rawan
Peningkatan patroli dan pengamanan telah dilakukan di lokasi-lokasi rawan, meliputi pusat keramaian, tempat berkumpulnya massa, dan wilayah-wilayah yang berpotensi konflik berdasarkan data intelijen. Langkah ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan memastikan Pilkada berjalan lancar.
Antisipasi Hoaks dan Ujaran Kebencian
Kerja sama dengan Kominfo dan media lokal dilakukan untuk menangkal penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Masyarakat diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial dan hanya menyebarkan informasi yang valid.
Ajakan Partisipasi Aktif Masyarakat
Kapolres Wonosobo mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada. Masyarakat diimbau untuk melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan berkontribusi menciptakan suasana kondusif. Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Komitmen Terhadap Pilkada yang Aman dan Damai
Polres Wonosobo berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada Kabupaten Wonosobo. Kerja sama dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan demokratis.
Menanti Bakara
Editor: Asep NS















