BeritaHallo PolisiHukumLintas DaerahNewsPeristiwaRagamRamadhanSejarahSosial

Hari Kesadaran Nasional, Polda Jabar Ajak Tingkatkan Kinerja dan Disiplin di Bulan Ramadhan

345
×

Hari Kesadaran Nasional, Polda Jabar Ajak Tingkatkan Kinerja dan Disiplin di Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini

Bandung, Penajournalis.com – Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bariza Sulfi memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2024 bertempat di Mapolda Jabar yang dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jabar serta para peserta upacara pada Senin, (18/3/2024).

Dalam amanat Kapolda Jabar yang dibacakan oleh Wakapolda Jabar, disampaikan bahwa upacara bendera rutin dilaksanakan pada setiap bulan dan merupakan suatu kewajiban bagi seluruh instansi pemerintah termasuk Polri dalam rangka memelihara kesadaran nasional dan meningkatkan tanggung jawab serta kualitas pengabdian juga disiplin dalam memantapkan kecintaan kepada bangsa dan negara serta menghormati jasa para pahlawan.

 

Wakapolda Jabar juga mengajak para personel untuk tetap melaksanakan tugas maksimal meski pada bulan suci Ramadhan 1445 H.

 

“Upacara dalam rangka Hari Kesadaran Nasional ini, hendaklah dimaknai sebagai momentum yang tepat bagi institusi Polri khususnya Polda Jawa Barat untuk meningkatkan nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya dan Panca Prasetya Korpri sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja dalam mempersembahkan pengertian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ungkapnya.

“Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas dengan baik, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Jabar hingga saat ini aman dan kondusif,” ujarnya.

Brigjen Bariza Sulfi mengungkapkan bahwa berbagai kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas operasional dan pembinaan, kiranya dapat menjadi bahan analisa dan evaluasi kita bersama, sehingga diharapkan kinerja yang diemban setiap personel Polda Jabar semakin presisi.

“Sesaat lagi kita akan dihadapkan dengan agenda tahunan yang cukup besar yaitu Operasi Ketupat Lodaya 2024 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, oleh karena itu perlu diantisipasi dan disiapkan dengan baik pengamanannya serta pastikan Operasi Ketupat Lodaya 2024 berjalan dengan optimal,” tuturnya.

Disebutkan juga, dalam kesempatan itu, bahwa makna pahlawan itu luas, bukan sebatas orang-orang yang berperang melawan penjajah dan mempertahankan kemerdekaan.

Namun status pahlawan bisa dimiliki seluruh rakyat Indonesa yang mewarnai Indonesia dengan hal-hal positif.

“Untuk itu melalui momentum ini, kita pupuk rasa kebangsaan, meningkatkan disiplin dan kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban,” tutupnya.

Liputan : Levi/Humas

Editor    : Muhiran 

Update info terbaru dan ikuti Facebook Penajournalis.com klik tautan https://www.facebook.com/redaksipenajurnalis?mibextid=ZbWKwL. Anda harus sudah menginstal Facebook terlebih dahulu.

Informasi lain klik tautan
https://sck.io/p/E1ZjL1rV . Anda juga harus sudah menginstal aplikasi Snack Video sebelumnya.

Berita lainnya klik tautan https://whatsapp.com/channel/0029VaFwtXnDJ6GuV2iNoT3c , Anda harus sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *