BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Hallo PolisiLintas DaerahLintas ProvinsiNews

Kabag Keamanan MK Tegaskan Peran Strategis Media dalam Akurasi Informasi Pilkada 2024

477
×

Kabag Keamanan MK Tegaskan Peran Strategis Media dalam Akurasi Informasi Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Jakarta – Kepala Bagian Keamanan Mahkamah Konstitusi (MK), Kombes Pol. John Mantiri, S.I.K., menekankan peran krusial media dalam menjaga akurasi dan transparansi informasi, khususnya selama Pilkada Serentak 2024. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) beberapa waktu lalu.

Kombes Mantiri menyampaikan apresiasi atas kontribusi media dalam mendukung MK, Kepolisian, KPU, dan Bawaslu selama proses pemilihan. Ia mengakui bahwa Pilkada seringkali memicu sengketa hukum, dan dengan prediksi 324 perkara sengketa pemilu pada Pilkada 2024, peran media dalam penyebaran informasi akurat menjadi sangat penting.

“Media tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga penjaga akurasi dan transparansi,” ujar Kombes Mantiri. Ia menekankan pentingnya media dalam memastikan publik mendapatkan berita yang aktual, terpercaya, dan berimbang untuk menghindari kesalahpahaman atau konflik akibat informasi yang tidak valid.

 

Kemitraan yang kuat antara media dan institusi negara seperti MK, Kepolisian, KPU, dan Bawaslu dianggap sangat krusial. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada publik dan menjaga kepercayaan terhadap proses pemilu yang jujur dan transparan.

Pertemuan antara MK dan SBI bertujuan untuk memperkuat kemitraan tersebut, memastikan stabilitas informasi selama Pilkada berlangsung, dan menegaskan komitmen bersama dalam menjaga integritas proses demokrasi. Kombes Mantiri berharap sinergi ini dapat mencegah penyebaran informasi hoaks atau yang menyesatkan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada.

Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, peran media dalam menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab semakin vital. Kolaborasi antara media dan lembaga negara diharapkan dapat menciptakan iklim pemilu yang kondusif dan demokratis.

Rls

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *