BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)InternasionalKarya JurnalistikLintas DaerahLintas ProvinsiNasionalNewsPena JournalisPPWITopik Terkini

Cili Dukung Penuh Kedaulatan Sahara Maroko — Wilson Lalengke: Pondasi Kokoh Pembangunan & Kesejahteraan Kawasan

52
×

Cili Dukung Penuh Kedaulatan Sahara Maroko — Wilson Lalengke: Pondasi Kokoh Pembangunan & Kesejahteraan Kawasan

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com NEW YORK–JAKARTA — Rabu, 23 September 2026 — Dukungan internasional terhadap kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Sahara Maroko kembali mencatatkan momen bersejarah. Di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Pemerintah Republik Cili secara resmi menyatakan dukungan penuh atas kedaulatan Maroko sekaligus menegaskan bahwa Inisiatif Otonomi yang diajukan Maroko sejak 2007 merupakan satu-satunya solusi politik yang adil, langgeng, dan dapat diterima semua pihak.

Komunike Bersejarah Ditandatangani, FTA Jalan Mulai

Pernyataan bersejarah ini dituangkan dalam komunike bersama yang ditandatangani Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dengan Menteri Luar Negeri Cili Francisco Pérez Mackenna, disaksikan langsung oleh Presiden Republik Cili José Antonio Kast, Senin (21/9/2026). Cili menyatakan akan menerjemahkan dukungan politiknya ke dalam langkah nyata: mempromosikan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi di kawasan Sahara Maroko. Kedua negara juga sepakat memulai negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA). Cili juga menyambut baik dan menyetujui Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 2797/2025, yang mendesak negosiasi tanpa syarat berbasis Inisiatif Otonomi Maroko.

Wilson Lalengke: Pengakuan Cili Bukan Sekadar Kemenangan Diplomasi

Presiden Indonesia-Morocco Sahara Brotherhood (IMSB), Wilson Lalengke, menyambut hangat terobosan diplomatik ini dari Jakarta, Selasa (22/9/2026):

“Pengakuan resmi dari Cili ini bukan sekadar kemenangan diplomasi, melainkan pondasi yang sangat kokoh bagi Pemerintah Maroko untuk mengakselerasi pembangunan di seluruh wilayah teritorialnya, terutama di kawasan selatan yang dikenal sebagai Sahara Maroko. Dukungan ini membuka keran investasi internasional yang akan membawa kesejahteraan, kemajuan ekonomi, dan stabilitas kawasan.”

Wilson — yang juga petisioner HAM PBB 2025 — menambahkan komitmen Cili mengembangkan kerja sama ekonomi membuktikan dunia internasional semakin mengakui realitas di lapangan: Sahara Maroko adalah wilayah yang aman, stabil, dan memiliki potensi ekonomi luar biasa.

Sejalan dengan Prinsip Hukum & Keadilan Internasional

Langkah Cili sekaligus konsistensi Maroko diperkuat dari kerangka pemikiran hukum dan filsafat politik:

– Immanuel Kant: Perdamaian abadi tumbuh dari penghormatan kedaulatan dan integritas teritorial; Inisiatif Otonomi adalah penyelesaian damai berbasis hukum rasional.
– Hugo Grotius: Pengakuan kedaulatan dari negara berdaulat menegaskan validitas hukum atas wilayah tersebut; pacta sunt servanda menjadi landasan tatanan dunia stabil.
– John Rawls: Pembangunan ekonomi, investasi, dan lapangan kerja di kawasan ini adalah perwujudan keadilan yang meningkatkan kesejahteraan warga lokal.

Sahara Maroko Menjadi Pusat Pertumbuhan & Jembatan Antarbenua

Dengan semakin banyak negara yang mendukung Inisiatif Otonomi, masa depan Sahara Maroko kian cerah — sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, jembatan penghubung Afrika–Amerika Latin, serta simbol perdamaian abadi di kawasan Maghreb. Pengakuan kedaulatan bukan lagi retorika, melainkan penggerak integrasi ekonomi nyata.

(TIM/Red/PPWI)
Editor: Asep NS 

#SaharaMaroko #KedaulatanMaroko #CiliDukungMaroko #InisiatifOtonomi #HubunganMarokoCili #WilsonLalengke #IMSB #DiplomasiPerdamaian #HukumInternasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *