BeritaHallo PolisiHallo TNILintas DaerahLintas ProvinsiNewsPeristiwaPRESIDEN RI

Banjir Aceh Tamiang: Warga Seruway Menjerit Kehilangan Tempat Tinggal, Minta Perhatian Serius Pemerintah

426
×

Banjir Aceh Tamiang: Warga Seruway Menjerit Kehilangan Tempat Tinggal, Minta Perhatian Serius Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Kuala Simpang, – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Kecamatan Seruway, kembali menyisakan kepedihan bagi warga yang terdampak. Jebolnya tanggul sungai pada Senin, 21 Oktober 2024, telah merenggut tempat tinggal mereka, meninggalkan mereka dalam ketidakpastian dan kesulitan.

Awak media yang berada di lokasi mencatat keputusasaan yang terpancar dari wajah warga yang kehilangan segalanya. “Enggak ada titik terangnya, tempat tinggal kami sudah rata sama tanah. Untuk tidur dan mandi saja kami enggak tahu harus ke mana,” ungkap seorang warga yang rumahnya terendam banjir.

Rasa putus asa ini bercampur dengan harapan. Warga yang terdampak langsung memohon uluran tangan serius dari pemerintah. “Mohon kepada seluruh pihak pemerintah terkait, memiliki hati nurani atas kejadian bencana yang kami alami. Semoga kami masyarakat merasa diperhatikan layaknya sebagai warga negara Indonesia,” harapnya.

Kepada awak media, masyarakat memberikan daftar 14 warga yang terdampak langsung bencana banjir akibat tanggul jebol. Mereka adalah:

1. Rama
2. Rajuddin
3. Kurniasyakbani
4. Mahdalena
5. Devi
6. Bahren
7. Doni
8. Ali Akbar
9. Maatsyah
10. Ibrahim
11. Muyit
12. Tarmizi
13. Peri
14. Ari

Banjir di Aceh Tamiang telah mengakibatkan ribuan warga mengungsi. Sejumlah kecamatan, termasuk Seruway, Rantau, Karang Baru, dan Bendahara, masih terendam banjir. Status Kabupaten Aceh Tamiang telah ditingkatkan dari siaga menjadi darurat bencana banjir sejak Kamis, 17 Oktober 2024.

Pemerintah Aceh Tamiang telah berupaya membantu para korban banjir dengan menyediakan dapur umum dan melakukan evakuasi. TNI juga fokus pada distribusi logistik dan perbaikan tanggul. Kapolda Aceh dan Penjabat Gubernur Aceh telah meninjau langsung lokasi banjir dan memberikan dukungan penuh untuk penanganan bencana.

Namun, bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, bantuan yang diberikan belum cukup untuk mengatasi kesulitan mereka. Mereka membutuhkan perhatian serius dari pemerintah untuk mendapatkan tempat tinggal sementara dan bantuan untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Semoga pemerintah dapat segera memberikan solusi yang tepat dan membantu warga Aceh Tamiang yang terdampak banjir untuk bangkit kembali.

Red/Agung SBI 

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *