BeritaHallo PolisiHallo TNILintas DaerahLintas ProvinsiNewsPendidikan

Cegah Tawuran Pelajar, Tangerang Selatan Luncurkan Program “CETAR”

511
×

Cegah Tawuran Pelajar, Tangerang Selatan Luncurkan Program “CETAR”

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Tangerang Selatan, 24 Oktober 2024 – Dalam upaya menekan angka tawuran pelajar yang kerap terjadi di wilayah Tangerang Selatan, Polres Tangerang Selatan meluncurkan program “Pencegahan Tawuran Antar Pelajar (CETAR)”. Program ini diluncurkan dengan tujuan melindungi para generasi muda, khususnya para pelajar, agar tidak menjadi korban atau terlibat dalam aksi tawuran.

Peluncuran program CETAR ditandai dengan deklarasi anti tawuran pelajar Kota Tangerang Selatan yang berlangsung di Global Islamic School, Serpong, pada Rabu, 23 Oktober 2024. Deklarasi ini dihadiri oleh perwakilan guru dan pelajar dari 60 sekolah (31 SMP, 29 SMA/SMK) negeri maupun swasta di Kota Tangerang Selatan.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., yang hadir dan membuka acara deklarasi tersebut, sangat mengapresiasi program ini dan berharap CETAR dapat menjadi pilot project di jajaran Polda Metro Jaya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi pilot project yang ada di jajaran Polda Metro Jaya. Ini diinisiasi oleh Polres Tangerang Selatan yang sudah ditunggu semua pihak dalam rangka untuk mengawasi dan menjaga anak-anaknya dalam rangka mengenyam pendidikan, yang tentu mereka masih memiliki masa depan yang panjang,” terang Brigjen Pol. Djati kepada wartawan seusai acara.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa program CETAR muncul sebagai respons terhadap aksi tawuran di Tangerang Selatan yang telah menimbulkan korban luka bahkan meninggal dunia. Program ini melibatkan lima (5) pilar, yaitu: TNI, Polri, Pemkot (Forkopimda), Akademisi, dan Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat.

“Selama menjabat sebagai Kapolres Tangerang Selatan selama 2 bulan, sudah cukup melihat adik-adik kita ini menjadi korban ataupun ikut melakukan tawuran. Dari situ kami berkolaborasi dengan PJS Walikota Tangsel khususnya dinas pendidikan, Kejari, Kodim, pihak sekolah, dan stakeholder terkait. Kami menciptakan program CETAR ini sebagai wujud komitmen untuk melindungi masyarakat khususnya para generasi muda,” jelas AKBP Victor.

Program CETAR melibatkan para pelajar siswa-siswi (SMP-SMA/SMK), juga para guru dan orang tua pelajar. Perwakilan siswa-siswi, guru, dan orang tua siswa (komite sekolah) dari masing-masing sekolah dilantik menjadi Duta CETAR. Mereka akan membantu melakukan pengawasan dan upaya pencegahan agar tidak terjadi tawuran di lingkungan masing-masing.

Ke depannya, lima pilar program CETAR akan turun mengajar ke sekolah-sekolah, minimal dua kali dalam sebulan. Mereka akan mengunjungi sekolah-sekolah yang terindikasi dominan melakukan tawuran untuk memberikan materi yang relevan, menghimbau untuk tidak melakukan tawuran, dan melakukan pengecekan apakah para Duta CETAR menjalankan tugasnya dalam pencegahan tawuran. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh anggota Sat Binmas Polres Tangsel.

Deklarasi anti tawuran tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kombes Pol. Harri Muharram Firmansyah, S.I.K. (Dir Binmas Polda Metro Jaya), DR. H. Tabrani, M.Pd. (PJ. Walikota Tangsel), Fadli Afriadi (Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten), Deputi Kementerian PPA RI, Ketua KPAI, H. Abdul Rosyid, S.Ag. (Ketua DPRD Kota Tangse), Apsari Dewi, S.H., LL., M.Ph.D (Kajari Tangsel), Kompol Rizkyadi Saputro (Wakapolres Tangsel), Perwakilan Kodim 0506 Tangerang, dan para kepala sekolah (SMP dan SMA) Negeri Kota Tangsel, serta stakeholder lainnya.

Program CETAR diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menekan angka tawuran pelajar di Tangerang Selatan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.

Semoga program ini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi para pelajar untuk mencapai cita-cita mereka.

Rudolf 

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *