AgamaBeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Lintas DaerahLintas ProvinsiNewsPena JournalisSejarahTopik Terkini

Kerja Bakti & Ziarah Kubur di Astana Landeh Alit ( Makam Karomah Syekh Gedeng Mataram Al-Jawi): Jaga Warisan Leluhur, Pererat Ukhuwah

120
×

Kerja Bakti & Ziarah Kubur di Astana Landeh Alit ( Makam Karomah Syekh Gedeng Mataram Al-Jawi): Jaga Warisan Leluhur, Pererat Ukhuwah

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com GARUT – 18 Mei 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan menyelimuti Astana Landeh Alit/Mimbar Makam Karomah Syekh Gedeng Mataram Al-Jawi, Kampung Cikukuk, Desa Margacinta, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Pada Minggu malam, 17 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijjah malam Senin (Rayagung), pagi hari nya sekitar pukul 09.00 WIB digelar rangkaian kegiatan kerja bakti, pemagaran makam, serta malam harinya dilaksanakan ziarah dan doa bersama para leluhur yang menjadi bagian sejarah dan identitas masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai siang hari dengan semangat gotong royong, di mana warga dan tokoh masyarakat bahu-membahu melakukan pemagaran di seputaran makam menggunakan bambu. Langkah ini dilakukan untuk menjaga, merawat, dan menandai batas wilayah makam agar tetap terpelihara kelestarian dan kesuciannya. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah kubur dan doa bersama, ditujukan khusus untuk para ulama dan tokoh besar: Syekh Gedeng Mataram Aljawi, Syekh TB Singadapur Albantani, serta Syekh TB Balung Tunggal Albantani.

Hadir dalam kegiatan penuh makna ini, Pimpinan Pondok Pesantren Arrido Kudang Limbangan, KH. Ceng Suyud beserta Umi dan para santri, jajaran Kasepuhan Cikukuk, Syehuna Ajengan, Enga Mustopa, Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I, Ustadz Uum, Ustadz Aay, Ustadz Jajang Nurjaman, A. Dadang, serta para tokoh agama dan warga sekitar.

Ustadz Aceng Anwar S.Kom.I, selaku Kuncen Makam sekaligus Dai Binrohtal Sat Tahti Polres Garut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas antusiasme warga dan kehadiran para tokoh. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar merawat tempat makam, melainkan menjaga akar budaya, sejarah, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Kegiatan kerja bakti dan silaturahmi ini sangat indah dan mulia. Di sini kita belajar bahwa merawat makam leluhur sama artinya menghormati jasa-jasa mereka yang telah menyebarkan agama Islam di tanah ini. Sebagai Kuncen dan Dai Kamtibmas, saya sangat mengapresiasi kebersamaan ini; di mana ada kekompakan warga, di situ ketenteraman dan keamanan akan tercipta dengan sendirinya. Semoga tradisi luhur ini terus terjaga dari generasi ke generasi,” ungkap Ustadz Aceng Anwar di lokasi kegiatan.

Diakhir statement nya Ustadz Aceng Anwar menyampaikan rasa terima kasih kepada Bpk Osep dari keluarga besar H. Uun Suherman Alm Bin Mama Rd. Asep Somadireja dan Hajjah Ice ALMH. Binti Kyai Mas’ud yang mana bpk Osep telah menyumbangkan bambu nya untuk proses pemagaran

Sementara itu, KH. Ceng Suyud, Pimpinan Pontren Arrido Kudang Limbangan, menguraikan makna mendalam di balik tradisi ziarah kubur yang dilakukan masyarakat. Baginya, ziarah bukan sekadar ritual, melainkan sarana pembelajaran dan pengingat bagi hidup manusia.

“Ziarah kubur itu mengingatkan kita pada kematian, namun maknanya jauh lebih luas: kita belajar tentang perjalanan hidup, tentang berbakti, dan tentang meninggalkan jejak kebaikan seperti yang telah ditinggalkan para leluhur kita ini. Ziarah juga sarana silaturahmi rohani, mendoakan saudara yang telah mendahului, sekaligus memperkuat iman kita yang masih hidup agar lebih giat beramal saleh. Kehadiran kita malam ini adalah bukti cinta dan rasa terima kasih atas perjuangan para penyebar Islam di Garut,” tegas KH. Ceng Suyud.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Indahnya kebersamaan yang tercipta menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi, agama, dan persatuan masih sangat kuat melekat di hati masyarakat Desa Margacinta. Harapannya, warisan leluhur ini tetap lestari dan menjadi sumber keteladanan bagi generasi mendatang.

(Tim Liputan/Iwan Setiawan)

Editor: Asep NS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *