Penajournalis.com, Pacet, Kabupaten Bandung,- Terjadinya bencana alam banjir dan erosi disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena lahan hutan semakin gundul akibat banyaknya perambahan hutan serta banyaknya alih fungsi hutan menjadi perkebunan yang berakibat pada kurangnya penyerapan air, sehingga air langsung turun tanpa ada resapan air yang berakibat saluran air meluap tidak dapat menampung Volume air.
Atas perintah dan arahan Dansektor -2 Citarum Harum Subsektor-6 dibawah pimpinan Pelda Yayat Suharyat hari ini melaksanakan kegiatan rutin patroli, penjangeran & pemupukan menggunakan formula BIOS-44 DC dipetak 59 Ds. Sukarame, Kecamatan Pacet, Senin (25/03/2024).
Kegiatan ini dalam rangka pengecekan, pengawasan serta pemeliharaan rutin yang dilaksanakan agar pohon-pohon yang sudah ditanam tetap terjaga
terhindar dari kerusakan baik oleh faktor manusia ataupun dari faktor alam itu sendiri.
Selain melakukan penanaman tentunya yang terpenting adalah melakukan perawatan sehingga bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dengan baik.
“Tanaman ini memiliki banyak sekali manfaatnya, mulai dari segi ekologis hingga ekonomis.
sehingga dapat diambil manfaatnya,” jelasnya.
Dansub-6 Pelda Yayat Suharyat mengatakan pihaknya terus menyerukan pada seluruh masyarakat sekitar agar sadar lingkungan dengan cara merawat alam dengan baik.
Menurutnya, ketika masyarakat sadar akan kelestarian lingkungan, maka alam pun akan bersahabat dengan manusia.
“Kita jaga alam, alam jaga kita.” Maka, saya minta kesadaran serta peran aktifnya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga serta merawat pohon- pohon yang sudah ditanam demi kelestarian lingkungan,” pintanya.
Dansub-6 Pelda Yayat Suharyat mengatakan bahwa manusia memiliki peran penting bagi keseimbangan alam.
Manusia bagian dari keseimbangan alam, bisa merusak ataupun memperbaiki.
Keseimbangan alam dapat terjaga demi lestari nya lingkungan sehingga flora dan fauna dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Keberadaan Satgas Citarum Sektor-2 Subsektor-6 khususnya, mempunyai tanggung jawab dan berusaha serta berupaya untuk menjaga, merawat serta memberikan perbaikan pada alam.
Jaga alam mengandung makna bahwa semua pihak juga harus peran aktif dalam merawat alam atau lingkungan tempat kita tinggal.
Bencana alam seperti banjir dan longsor menjadi bukti bahwa keseimbangan alam terganggu karena aktivitas manusia yang semena-mena.” Ujarnya.
Pada kesempatan ini pula Dansub-6 Pelda Yayat Suharyat mengatakan pihaknya terus menyerukan arahan dan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat sekitar, agar sadar lingkungan dengan cara ikut berpartisipasi merawat alam dengan baik.
ketika masyarakat sadar akan kelestarian lingkungan, maka alam pun akan bersahabat dengan manusia.
“KITA JAGA ALAM, ALAM JAGA KITA.”
(Purwadhi JSI)
Sektor-2 Citarum Harum
Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas Tetap Semangat.
Editor : Asep NS















