BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Lintas DaerahLintas ProvinsiNewsPena JournalisTopik Terkini

Optimalkan Lapangan Tua, PHKT Bor Dua Sumur Infill di Selat Makassar

159
×

Optimalkan Lapangan Tua, PHKT Bor Dua Sumur Infill di Selat Makassar

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Jakarta , Jumat (13/3/2026) – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) telah resmi memulai pengeboran dua sumur sisipan (infill) di Lapangan Kerindingan, lepas pantai Selat Makassar. Kegiatan yang berlangsung sejak Februari hingga Maret 2026 ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lapangan tua guna menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

Lapangan Kerindingan yang berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) PHKT merupakan aset yang telah beroperasi sejak 1976. Hingga Juli 2025, telah ada 34 sumur yang dibor di lapangan ini dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan, dan saat ini menjadi salah satu dari 14 lapangan andalan yang dikelola PHKT.

General Manager PHKT, Darmapala, menyatakan bahwa investasi pada eksploitasi melalui pengeboran sumur baru sangat penting untuk menambah cadangan dan menahan laju penurunan produksi alami (decline rate) pada lapangan-lapangan tua. “Untuk menjaga keekonomian proyek, kami menerapkan praktik engineering terbaik dalam setiap kegiatan pengeboran. Pendekatan ini memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sekaligus meningkatkan kecepatan dan efisiensi biaya operasional,” ujarnya.

Sumur infill bertujuan menjangkau reservoir yang masih memiliki potensi cadangan namun belum termonetisasi, dengan fokus pada puncak struktur reservoir yang dinilai sangat potensial. Program pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja perusahaan pada tahun 2026.

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), PHKT berkomitmen mendukung visi menjadi perusahaan energi nasional terdepan yang menjaga ketahanan energi Indonesia. Operasionalnya dijalankan berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Wilayah Kerja East Kalimantan & Attaka, berkolaborasi erat dengan SKK Migas melalui inovasi teknologi yang andal dan ramah lingkungan.

(Tim)

Editor: Asep NS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *