Tulungagung, Penajournalis.com – Sahabat bisa didapatkan dari mana saja, salah satunya dengan cara melalui media sosial, dengan teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk berteman dengan orang-orang atau sahabat yang jaraknya lebih jauh. Contoh Salah satu alternatif mendapatkan teman atau sahabat adalah group WA Sahabat Tulungagung Kritis (TK) dan Tulungagung Anti Alergi (TAA).
Group tersebut berguna untuk menambah teman dan menjalin informasi serta komunikasi, sifatnya tidak membodohkan namun menambah ilmu dan wawasan yang mengedepankan rasa cinta damai.
Menurut sukaji Once yang berhubungan langsung melalui Group WhatsApp ini menjalin seduluran, guyonan antara sahabat sahabat kita bisa saling tukar informasi mengetahui hal-hal yang sifatnya mengedepankan untuk Tulungagung dengan perubahan-perubahan yang menjadi positif, ungkapnya.
Melalui group WhatsApp Tulungagung kritis, ia bisa menjalin pertemanan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, usia, kepribadian, profesi serta orang lapangan dan sebagainya, lebih mengenali wawasan melalui WhatsApp group yang lebih luas.
“Itu merupakan sesuatu yang bagus karena artinya pergaulan kita jadi meluas dengan orang dikalangan muda, tua, juga dengan latar belakang yang selama ini yang unik lucu dan dinamis, bahkan jarang atau tidak pernah bertemu di dunia nyata,” kata once.
“Pasti asyik punya teman yang sangat beragam seperti sebagai mestinya hingga guyonan yang unik lucu dan kirim sticker bisa membuat kita tertawa.
Luasnya pergaulan ini akan berpengaruh pada ilmu pengetahuan yang dimiliki, misalnya kamu berkenalan dan berteman dengan seseorang dari berkarakter sosial budaya dan agama bisa mendapat banyak pengetahuan dan pengamalan, sekaligus juga kita bisa latihan berbagai ragam yang tersampaikan melalui group.
Contoh dengan sikap agung tidak menyentuh hati seseorang saling menghargai satu sama lain boleh saja hanya sekedar dengan kritik membangun mewujudkan dinamika yang baik saling memberi pengetahuan itu pasti sangat membantu diri kita bersama.
Kadang, saat di dunia maya, kita justru bisa lebih nyaman jadi diri sendiri daripada di dunia nyata, terutama jika kamu orang yang cenderung pemalu. Mungkin, kamu sering gugup saat ngobrol dengan temanmu secara langsung. Namun, di dunia maya, kamu bisa lebih nyaman menunjukkan dirimu yang sebenarnya, suatu contoh di group Kritis Tulungagung (TK).
Juga lebih minim konflik, terutama berteman dari orang yang berbeda usia dan latar belakang. Tidak akan ada perasaan ingin bersaing atau iri dengan pencapaian karena semua tahu memang punya kondisi yang jauh berbeda tetapi tetap kita bangun sebuah seduluran.
Liputan : Mis
Editor : Muhiran
Informasi lain klik tautan
https://sck.io/p/E1ZjL1rV . Anda juga harus sudah menginstal aplikasi Snack Video sebelumnya.
Berita lainnya klik tautan https://whatsapp.com/channel/0029VaFwtXnDJ6GuV2iNoT3c , Anda harus sudah menginstal aplikasi WhatsApp.















