BeritaGMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama)Karya JurnalistikLintas DaerahLintas ProvinsiNasionalNewsPena JournalisPRESIDEN RITopik Terkini

Simposium Dekrit Presiden 5 Juli 1959: Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 untuk Jawab Tantangan Zaman

164
×

Simposium Dekrit Presiden 5 Juli 1959: Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 untuk Jawab Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini

Penajournalis.com Jakarta 14 Juli 2025 – Di tengah perubahan geopolitik global dan tantangan nasional yang kompleks, Presidium Konstitusi Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 menggelar Simposium Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dengan tema “Kenapa Kembali ke Pancasila dan UUD 1945: Menjawab Tantangan Nasional dan Global”. Acara ini akan diselenggarakan pada hari Selasa, 15 Juli 2025, mulai pukul 10:00 WIB di Universitas Jayabaya, Pulo Mas, Jakarta Timur.

Simposium ini bertujuan untuk mengkaji relevansi Pancasila dan UUD 1945 dalam menghadapi dinamika global yang volatile, uncertain, complex, dan ambiguous (VUCA), serta disrupsi yang melanda berbagai sektor. Latar belakang acara ini adalah kekhawatiran terhadap perubahan UUD 1945 menjadi UUD NRI 1945 (UUD 2002) melalui amandemen empat kali yang dinilai telah mengubah fondasi negara dan memicu kontradiksi dalam sistem ketatanegaraan.

Wakil Presiden RI ke-6 dan Panglima ABRI ke-9, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, bersama Rektor Universitas Jaya Baya, Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., MH., akan menjadi pembicara kunci dalam simposium ini. Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh nasional sebagai pembicara, antara lain Jenderal (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo (KSAD 2007-2009), MS Ka’ban (Menteri Kehutanan 2004-2009), dan Dr. Mulyadi, MSi.

Simposium ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa, terutama terkait dengan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali sejarah bangsa dan belajar dari pengalaman masa lalu.

Bagi peserta yang hadir, akan diberikan secara gratis buku “Prahara Bangsa” karya Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc., SH., MSi (selama persediaan masih ada). Buku ini mengupas tuntas tentang reformasi yang berujung pada prahara bangsa.

#innsy#

Yohan Yudistira
Koordinator Liputan Nasional

Editor: Asep NS 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *