Penajournalis.com, Ambarawa Jateng – Kasanah budaya Indonesia bener bener kita akui memiliki kaya keragaman. Bukan hanya panorama alam yg eksotik serta berbagai aneka kuliner , tapi juga Busana daerah. Seperti halnya baru baru ini sejumlah kaum hawa menampilkan gaun kebaya mengingatkan busana keseharian kaum wanita tempo doeloe di era 1950an.
Seperti diketahui pada Minggu (6/9) sejumlah wanita parohbaya mengikuti Lomba Los Dol dengan mengenakan busana Kebaya. Pasca acara lomba , Ida Andri ketika di konfirmasi dirinya mengatakan , kita bangsa Indonesia nguri uri budaya tradisional agar tidak tergerus lajunya perkembangan jaman dengan harapan kaum millenial sekarang dituntunt untuk melestarikan budaya nya sendiri.
Hal Senada juga disampaikan Endang , wanita parohbaya ini kesengsem kebusana setengah Abad yanglalu lebih termotivasi rindu akan budayanya sendiri. “busana kebaya ini tidak mengganggu aktifitas kegiatan baik dirumah serta dilapangan” ungkap Endang dengan nada polos.
Ketika disinggung tentang Koreo serta tatabusana , Marfuah menandaskan, untuk Koreo kita kebersamaan baik lirik lagu maupun gerakan.

Demikian juga terkait busana, Marfuah menambakan, semua busana tidak harus mahal namun dengan harga fantastis jika keliahatan luwes itu yang ia kenakan. Sementara kegiatan wanita berkebaya dalam kegiatanya turut membantu Pemda Kab Semarang.
Pasalnya dalam kegiatannya tampil di area wisata seperti di Monumen Palagan , Musium KA serta daerah wisata lainnya. Hal itu juga di akui Anna Dwi. Menurutnya aktifitas yg didominir kaum wanita ini selain lebih ke promo didaerah wisata juga melakukan bhakti sosial baik berupa sembako serta memberikan dorprize bagi kedapatan wanita yang mengenakan busana kebaya. Tutur Anna Dwi yang nggan melepas kacamata hitamnya.
Acara yang bersangsung di plaza Eling Bening ketua Perempuan Berkebaya Indonesia Ambarawa (PBIA) Diana Setyorini meski berhalangan hadir , namun tidak menyurutnya semangat para anggotanya meski dibawah teriknya matahari. Alunan serta derap langkah tidak membuat canggung meski mengenakan kebaya. Acara yang digelar Minggu (6/9) diarea plaza wisata Eling Bening Ambarawa sempat menyita perhatian pengunjung yang memadati diarea wisata dengan panorama alam yang cukup menggoda. Ok. Selamat Jeng.
(ag/NN)















