Kab. Garut, Penajournalis.com – Salah satu warga yang tinggal di kecamatan Tarogong Kaler, kabupaten Garut diduga menjadi korban kerugian materi keuangan hingga puluhan juta rupiah. Permasalahan tersebut menjadi perbincangan warga kabupaten Garut dan menjadi sorotan beberapa aktivis lembaga sosial kontrol dan awak media.
Mendengar rumor yang berkembang ditengah masyarakat, tim liputan penajournalis.com melakukan penelusuran warga berinisial HY yang diduga mengalami kerugian puluhan juta rupiah di wilayah kelurahan Sukagalih kecamatan Tarogong Kaler kabupaten Garut.
HY pria yang berumur 40 tahun dan dikenal oleh masyarakat kabupaten Garut sebagai Calon Legislatif (Caleg) dapil 2 dari Partai Nasdem dan pernah menjadi salah satu ketua Partai Politik menjawab beberapa pertanyaan awak media penajournalis.com pada Rabu siang (23/01/2024) pukul 11.O0 WIB.
Menurut HY, kerugian ditaksir menurut rekapan setiap pertemuan dan transfer dari bulan Juli 2023 sekitar sembilan puluh juta rupiah, ungkapnya.
Sebab kerugian tersebut salah satunya dipicu gagalnya kerjasama proyek yang berjudul ketahanan pangan yang secara kewenangan melibatkan dinas DPMD kabupaten garut, keuangan yang sekarang menjadi objek kerugian milik saya, katanya.
Beberapa dasar yang berkorelasi dengan proyek tersebut diantaranya untuk pembiayaan operasional, biaya entertainment, biaya makan dan beberapa kali acara pertemuan dengan pihak yang bersangkutan dari mulai bulan Juli tahun 2023, ujarnya .
Dari beberapa kali pertemuan antara saya dan para pihak yang bersangkutan dengan kegiatan proyek yang berjudul ketahanan pangan yang menjadi kepercayaan dan ketertarikan saya untuk mengeluarkan uang karena adanya keterlibatan salah satu Kepala Bidang dinas DPMD kabupaten Garut yang dikenalkan oleh sahabat saya, jelasnya.
Selain ada keterlibatan dari pejabat DPMD, keyakinan saya menjadi mitra kerjasama karena adanya dokumen penting yang diterima oleh saya dari pejabat yang bersangkutan yang diduga akan terlibat didalam proyek tersebut, tandas HY.
Toni Rahmat selaku kuasa penyelesaian permasalahan HY yang merupakan pengurus dibeberapa Media Online khususnya Mitra Polda Jawa Barat dan pimpinan perusahaan salah satu media online serta menjadi ketua divisi bidang hukum Ormas Pemuda Pancasila PAC kecamatan Tarogong Kaler menyampaikan bahwa kerugian yang di alami oleh saudara HY memang benar terjadi dan diduga melibatkan salah satu pejabat berinisial AP dari dinas DPMD, tegasnya .
Berdasarkan kronologis awal, HY meyakini dengan adanya bukti rekapan dan bukti transfer keuangan yang langsung masuk beberapa kali ke nomor Rekening AP, diduga ia terlibat dalam proyek yang gagal dikerjasamakan dengan HY yang berujung kerugian puluhan juta rupiah uang miliknya, tandas Toni Rahmat.
Masih kata Toni Rahmat, selaku penerima kuasa dari HY, ia sudah melakukan upaya yang bersifat humanis kepada AP dengan klarifikasi dan mempertanyakan kronogis kegagalan proyek sekitar dua minggu yang lalu disalah satu ruangan dinas DPMD. Waktu itu AP menjawab secara kooperatif termasuk memberikan klarifikasi sebab gagalnya kerjasama proyek ketahanan pangan, jelasnya .
Sambungnya, rencananya proyek tersebut akan dikerjasamakan dengan HY, namun kurangnya keseriusan dan kemampuan dari HY sebagai mitra awal dilibatkan untuk menjadi pelaksana proyek.
AP membenarkan adanya uang yang diterima oleh AP melalui transfer ke rekening dirinya, tetapi ia menjawab secara tegas terkait uang yang ditransfer dan menepis bahwa diri tidak melakukan transaksi proyek dengan HY. Menurut AP uang tersebut tanpa diminta dan dipaksa diberikan oleh HY untuk biaya operasional dalam bentuk support dan tanggung jawab HY karena beberapa kali mengundang AP dan rekan-rekannya untuk pertemuan sesuai schedule HY sendiri.
menurut AP, walaupun kerugian tersebut benar terjadi, faktor kerugian tersebut bukan seratus persen kesalahannya dan rekan. AP selaku Kepala Bidang Dinas DPMD harus bertanggung jawab bersama pihak yang sama menerima keuangan untuk beberapa kali acara yang dikeluarkan oleh HY,
Kerugian keuangan yang ditaksir mencapai Rp. 90 juta milik HY belum menerima kejelasan dan kepastian pertanggung jawaban dari para pihak, AP dan para pihak yang menyangkut kerugian keuangan menyampaikan permohonan kebijakan waktu terkait tuntutan HY, dirinya beserta para pihak yang terlibat akan memberikan awal bulan Februari mendatang.
Kerugian puluhan juta yang di alami oleh HY langsung mendapat sorotan tajam dari Ormas Pemuda Pancasila PAC Tarogong Kaler karena berhubungan dengan Toni Rahmat sebagai kuasa penyelesaian dari HY merupakan ketua Divisi Bidang Hukum Pemuda pancasila PAC Tarogong Kaler. Menurut informasi yang diterima oleh awak media Penajournalis.com jika sampai akhir bulan januari 2024 belum ada kejelasan pengembalian pertanggung jawaban uang milik HY, pengurusan Ormas Pemuda Pancasila PAC Tarogong Kaler akan mengambil langkah hukum dan melaporkan adanya dugaan tindak pidana perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang serta jabatan.
Karena permasalahan tersebut dapat menyebabkan kerugian masyarakat dengan mengacu pada alat bukti dan kejadian serta pihak proyek ketahanan pangan yang melibatkan oknum pegawai Dinas DPMD kabupaten Garut.
Liputan : Toni Rahmat
Editor : Muhiran
Update info terbaru dan ikuti Facebook Penajournalis.com klik tautan https://www.facebook.com/redaksipenajurnalis?mibextid=ZbWKwL. Anda harus sudah menginstal Facebook terlebih dahulu.
Informasi lain klik tautan
https://sck.io/p/E1ZjL1rV . Anda juga harus sudah menginstal aplikasi Snack Video sebelumnya.
Berita lainnya klik tautan https://whatsapp.com/channel/0029VaFwtXnDJ6GuV2iNoT3c , Anda harus sudah menginstal aplikasi WhatsApp.















